Kayu Temuan di Pantai Antar Mahasiswi Undip Jadi Juara Dunia

Berawal dari menemukan kayu unik saat mencari angin di pantai, mahasiswi Undip Aisyah Chustiya Cahyaningsih berhasil membawa Indonesia menjadi juara Stick Nation Wood Cup 2026.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Minggu, 26 Juli 2026 pukul 10.19 WIB
Bagikan:
Kayu Temuan di Pantai Antar Mahasiswi Undip Jadi Juara Dunia
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik Entertainment.

Aisyah Chustiya Cahyaningsih, mahasiswi Program Studi Bahasa Asing Terapan Universitas Diponegoro asal Sukoharjo, berhasil menjadi juara dunia dalam kompetisi Stick Nation Wood Cup 2026. Kemenangan itu berawal dari hal sederhana. Saat mampir ke Pantai Cipta, Semarang, pada Maret 2026, Aisyah menemukan sebatang kayu melengkung dengan bentuk unik. Ia kemudian mendokumentasikan temuannya dan mengunggah video tersebut ke media sosial.

Kayu itu didaftarkan dalam Stick Nation Wood Cup 2026, kompetisi internasional yang memperlombakan ranting atau tongkat kayu dengan bentuk paling unik. Berbeda dari lomba kerajinan, seluruh kayu yang diikutsertakan harus ditemukan secara alami dan tidak boleh dipotong maupun dimodifikasi. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Official Stick Reviews, komunitas global para penggemar kayu dan ranting unik. Dengan format turnamen yang menyerupai Piala Dunia, kompetisi ini diikuti oleh peserta dari 64 negara. Temuan Aisyah kemudian mewakili Indonesia dan berhasil melaju hingga partai final. Di babak penentuan, kayu tersebut mengalahkan wakil Norwegia melalui voting daring.

Bentuk kayu yang melengkung dengan ujung menyerupai kait menjadi daya tarik tersendiri. Warganet kemudian menjulukinya "Maui hook" Karena dianggap mirip senjata milik Maui dalam film animasi Moana. Selain itu, bentuk kayu tersebut juga disebut menyerupai Pudge Hook dari gim Dota 2, Celurit, hingga kepala angsa. Berbagai julukan itu muncul dari imajinasi warganet saat melihat bentuk alami kayu tersebut.

Aisyah menduga kayu yang ditemukannya merupakan akar bambu yang hanyut dan terdampar di pantai. Ia menjelaskan, bentuk kayu tersebut sepenuhnya alami tanpa melalui proses pemotongan atau pembentukan. Menurut Aisyah, salah satu pertandingan paling menegangkan terjadi saat Indonesia menghadapi Brasil. Ia juga mengaku tidak menyangka temuannya bisa menembus lima besar, apalagi hingga mencapai final.

Pada akhirnya, dukungan warganet Indonesia membawa "Maui Hook" menjadi juara Wood Cup 2026. Indonesia berada di posisi pertama, disusul Norwegia, Brasil, Portugal, dan Taiwan.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%