lagi promo nih
IKLAN SPONSOR

lagi promo nih

Perpisahan Pahit Ronaldo di Piala Dunia, Legenda Portugal Masih Menimbang Masa Depannya

Cristiano Ronaldo memastikan Piala Dunia 2026 menjadi yang terakhir baginya. Meski Portugal tersingkir di babak 16 besar, ia belum memutuskan untuk pensiun dari tim nasional.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Selasa, 7 Juli 2026 pukul 16.13 UTC
Bagikan:
Perpisahan Pahit Ronaldo di Piala Dunia, Legenda Portugal Masih Menimbang Masa Depannya
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik Olahraga.

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, memastikan bahwa Piala Dunia 2026 menjadi penampilan terakhirnya di ajang paling bergengsi sepak bola tersebut. Kepastian itu disampaikan setelah Portugal harus angkat koper usai kalah dramatis dari Spanyol pada babak 16 besar di Dallas. Meski emosinya terlihat pecah seusai pertandingan, Ronaldo menegaskan dirinya belum ingin terburu-buru mengambil keputusan mengenai kelanjutan kariernya bersama tim nasional.

Langkah Portugal terhenti setelah takluk 0-1 dari Spanyol akibat gol telat Mikel Merino pada masa injury time. Kekalahan tersebut sekaligus mengakhiri impian Ronaldo menutup perjalanan Piala Dunia dengan trofi juara. Di hadapan sekitar 70 ribu penonton, pemain berusia 41 tahun itu tampak menangis saat meninggalkan lapangan, menghadirkan pemandangan yang mengingatkan publik pada momen emosionalnya ketika Portugal tersingkir di Piala Dunia 2022 di Qatar.

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, mantan bintang Manchester United tersebut mengaku kecewa karena harus mengakhiri kiprahnya di Piala Dunia dengan cara seperti itu. Namun, ia menekankan bahwa keputusan mengenai masa depannya tidak akan dibuat berdasarkan emosi sesaat.

"Saya sedih harus mengakhiri Piala Dunia seperti ini. Saya sudah memberikan semua yang saya miliki. Ini memang menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi sekarang saya ingin meluangkan waktu bersama keluarga dan merenungkan semuanya. Saya tidak akan mengambil keputusan secara tergesa-gesa karena emosi. Besok saya akan bangun dengan hati nurani yang bersih, sama seperti hari ini," ujar Ronaldo.

Ia juga mengenang perjalanan panjangnya bersama Portugal yang telah berlangsung selama 23 tahun. Selama periode tersebut, Ronaldo membantu negaranya meraih tiga gelar internasional dan menilai keberhasilan menjuarai Euro 2016 memiliki makna yang setara dengan memenangkan Piala Dunia.

Sepanjang kariernya di Piala Dunia, Ronaldo mencatatkan 11 gol dari enam edisi turnamen. Namun, performanya pada fase gugur kembali menjadi sorotan. Dalam laga kontra Spanyol, ia bermain penuh selama 90 menit dan menciptakan tiga peluang melalui tembakan, tetapi semuanya berhasil digagalkan kiper Spanyol, Unai Simon. Kekalahan itu juga membuat Ronaldo menyamai rekor delapan kekalahan di Piala Dunia, sejajar dengan Mathew Leckie dan Son Heung-min.

Di sisi lain, Portugal kini memasuki periode perubahan besar. Keputusan sang pelatih untuk mengundurkan diri setelah kegagalan di babak 16 besar membuat federasi harus segera mencari pengganti yang mampu memimpin proyek regenerasi tim. Dengan usia Ronaldo yang akan mencapai 43 tahun saat Euro 2028 berlangsung, perhatian kini tertuju pada pembangunan skuad baru dan lahirnya generasi penerus yang siap menjadi tumpuan Portugal di masa depan.