Agustus bukan hanya bulan kemerdekaan bagi Indonesia. Di berbagai penjuru Asia, sejumlah negara juga memperingati kemerdekaan, hari nasional, atau pembebasan dari kekuasaan asing pada bulan yang sama. Rangkaian peringatan tersebut membuat Agustus menjadi salah satu bulan yang sarat dengan sejarah perjuangan bangsa-bangsa Asia.
Salah satu tanggal yang paling menarik adalah 15 Agustus.
Pada tanggal tersebut, India memperingti Hari Kemerdekaan setelah merdeka dari kekuasaan Inggris pada 1947. Di Semenanjung Korea, tanggal yang sama diperingati oleh Korea Selatan dan Korea Utara sebagai hari pembebasan Korea dari pendudukan Jepang pada 1945.
Hanya dua hari kemudian, giliran Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan pada 17 Agustus. Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, tidak lama setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.
RANGKAIAN KEMERDEKAAN DI ASIA
Sebelum 14-17 Agustus yang begitu padat, Singapura lebih dulu memperingati National Day pada 9 Agustus. Negara tersebut merayakan kemerdekaannya setelah keluar dari Federasi Malaysia pada 1965.
Kemudian pada 14 Agustus, Pakistan memperingati Hari Kemerdekaan. Pakistan merdeka pada 1947, sehari sebelum India. Sehari setelahnya, 15 Agustus menjadi tanggal penting bagi India serta dua Korea.
Bagi India, 15 Agustus merupakan hari ketika negara tersebut merdeka dari Inggris pada 1947. Sementara bagi Korea Selatan dan Korea Utara, tanggal tersebut dikenal sebagai hari pembebasan Korea dari kekuasaan Jepang pada 1945. Peristiwa itu terjadi setelah Jepang menyerah pada akhir Perang Dunia II.
Setelah Indonesia, 19 Agustus menjadi hari penting bagi Afghanistan yang memperingati kemerdekaannya dari pengaruh Inggris pada 1919. Memasuki akhir bulan, Malaysia memperingati Hari Kebangsaan pada 31 Agustus, tanggal ketika Federasi Malaya memperoleh kemerdekaan dari Inggris pada 1957.
MENGAPA AGUSTUS BEGITU PENTING?
Banyaknya peringatan pada bulan Agustus tidak sepenuhnya merupakan kebetulan. Asia mengalami perubahan politik besar setelah Perang Dunia II. Kekalahan Jepang pada 1945 mempercepat berakhirnya pendudukan Jepang di sejumlah wilayah Asia, sementara kekuatan kolonial Eropa juga mulai menghadapi gelombang tuntutan kemerdekaan.
Dalam beberapa tahun setelah perang, sejumlah negara Asia kemudian memperoleh atau memproklamasikan kemerdekaannya. Karena itu, ketika Indonesia merayakan 17 Agustus, perayaan tersebut sebenarnya menjadi bagian dari sejarah yang jauh lebih luas: gelombang kebangkitan bangsa-bangsa Asia untuk menentukan nasibnya sendiri.
Dari Singapura pada 9 Agustus, Pakistan pada 14 Agustus, India dan dua Korea pada 15 Agustus, hingga Indonesia pada 17 Agustus dan Afghanistan pada 19 Agustus, Agustus menjadi pengingat bahwa perjuangan kemerdekaan bukan hanya cerita satu bangsa. Bagi banyak negara Asia, bulan ini merupakan bagian penting dari perjalanan panjang menuju kedaulatan.

