Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkapkan fakta menarik mengenai data kependudukan Indonesia berdasarkan Zodiak. Hasilnya, Cancer menjadi zodiak dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia.
Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 sekaligus Rilis Data Kependudukan Bersih Semester I 2026, Direktur Jenderal Dukcapil Teguh Setyabudi menyebut jumlah penduduk berzodiak Cancer mencapai 38.784.044 jiwa.
Setelah Cancer, posisi berikutnya ditempati Taurus dengan 26.494.898 jiwa, Gemini 26.081.653 jiwa, Capricorn 25.923.863 jiwa, dan Leo 24.955.745 jiwa. Sementara itu, Aquarius menjadi zodiak dengan jumlah penduduk paling sedikit, yakni 20.456.280 jiwa.
Selain data zodiak, Dukcapil juga memaparkan nama-nama yang paling banyak digunakan di setiap generasi. Pada generasi Alpha, nama Muhamad Al Fatif menjadi yang paling populer untuk laki-laki, sedangkan Siti Aisyah menjadi nama yang paling banyak digunakan untuk perempuan.
Untuk generasi Z, nama Ardiansyah dan Sri Wahyuni mendominasi. Sementara itu pada Generasi Milenial, nama Herman menjadi yang paling banyak digunakan untuk laki-laki, sedangkan Nurhayati menempati posisi teratas untuk perempuan.
Teguh menyoroti mulai berkurangnya penggunaan nama-nama lokal yang dahulu populer, seperti Joko, Sutrisno, dan Slamet, terutama pada generasi yang lebih muda. Menurutnya, tren penamaan di Indonesia kini mengalami perubahan seiring perkembangan zaman.



