Big Deals! Diskon Hingga 55% untuk Kado Kustom & Hadiah Foto Menarik
IKLAN SPONSOR

Big Deals! Diskon Hingga 55% untuk Kado Kustom & Hadiah Foto Menarik

Fosil T-Rex "Gus" Dipamerkan Jelang Lelang, Nilainya Diperkirakan Tembus Rp544 Miliar

Fosil T-Rex bernama Gus akan dilelang di Sotheby's New York dengan nilai yang diperkirakan mencapai Rp544 Miliar. Penjualannya memicu perdebatan karena dikhawatirkan mengurangi akses museum dan peneliti terhadap fosil langka tersebut.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Senin, 13 Juli 2026 pukul 13.02 WIB
Bagikan:
Fosil T-Rex "Gus" Dipamerkan Jelang Lelang, Nilainya Diperkirakan Tembus Rp544 Miliar
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Fosil Tyrannosaurus rex bernama Gus resmi dipamerkan di balai lelang Sotheby's, New York, sebelum memasuki proses penawaran kepada publik. Kerangka dinasaurus ini diperkirakan menjadi salah satu spesimen prasejarah paling lengkap sekaligus termahal yang pernah dilelang.

Gus memiliki panjang sekitar 11,6 meter dengan tinggi mencapai 3,8 meter. Predator purba tersebut diyakini hidup di wilayah Amerika Utara pada periode Maastrichtian, sekitar 72 hingga 66 juta tahun lalu.

Nama Gus diambil dari Gary "Gus" Licking, seorang peternak sapi asal South Dakota Yang pertama kali mencurigai adanya fosil di lahan peternakannya seluas sekitar 6.500 hektare. Dugaan itu terbukti setelah ditemukan kerangka T-Rex berukuran besar yang terkubur di bawah tanah.

Mengutip Gizmodo, Proses penggalian dan rekonstruksi dilakukan oleh tim paleontologi komersial Theropoda Expeditions selama hampir lima tahun. Mereka berhasil menyusun kembali 183 tulang, atau sekitar 63 persen dari keseluruhan kerangka.

Presiden Theropoda Expeditions, Thomas Heitkamp, mengatakan proses tersebut menyerupai menyelesaikan teka-teki paling rumit karena setiap bagian tulang harus ditemukan terlebih dahulu sebelum dirangkai kembali. Menurutnya, menyatukan tulang-tulang yang telah terpisah selama puluhan juta tahun menjadi pengalaman yang luar biasa.

Sotheby's menetapkan penawaran awal Gus sebesar 19 juta dolar AS, sementara nilai keseluruhannya diperkirakan berada di kisaran 20-30 juta dolar AS, atau sekitar Rp544 miliar berdasarkan kurs Rp18.140 per dolar AS.

Kepala ilmu pengetahuan dan sejarah Alam Global Sotheby's, Cassandra Hatton, menjelaskan bahwa nilai tinggi tersebut dipengaruhi oleh tingkat kelengkapan, kualitas, ukuran, serta kondisi fosil yang masih terjaga dengan baik.

Hatton juga menekankan bahwa fosil dinasaurus tidak ditemukan dalam kondisi utuh. Dibutuhkan tenaga ahli yang berpengalaman untuk membedakan bagian fosil dari batuan serta melakukan proses konservasi secara teliti.

Estimasi harga Gus disebut sebagai salah satu yang tertinggi dalam sejarah pelelangan kerangka dinasaurus. Namun, rekor penjualan tertinggi masih dipegang oleh kerangka Stegosaurus bernama Apex, yang sebelumnya terjual seharga 44 juta dolar AS.

Menurut Hatton, minat terhadap fosil dinasaurus terus meningkat dan kini tidak lagi terbatas pada museum atau kolektor tradisional. Meski demikian, pelelangan fosil kepada pihak swasta masih memicu perdebatan di kalangan ilmuwan karena dinilai dapat membatasi akses museum maupun lembaga penelitian terhadap spesimen penting.

Sotheby's membela praktik tersebut dengan menyatakan bahwa pasar lelang berperan dalam menyelamatkan fosil-fosil berharga yang berpotensi hilang apabila tidak ditemukan dan dirawat dengan baik.