Bisnis

Pos Indonesia Gagal Bayar Sukuk Senilai Rp24,11 miliar Akibat Kendala Kas

Pos Indonesia menunda pembayaran imbal hasil sukuk Rp24,11 miliar akibat kendala arus kas. Di saat yang sama, laba perusahaan menurun dan total liabilitas meningkat berdasarkan laporan keuangan Juni 2025.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026 pukul 16.47 WIB
Pos Indonesia Gagal Bayar Sukuk Senilai Rp24,11 miliar Akibat Kendala Kas
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik Bisnis.

PT Pos Indonesia (Persero) belum membayar imbal hasil Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024 Seri A-C ke-6 yang jatuh tempo pada 7 Juli 2026 senilai Rp24,11 miliar.

Dalam keterbukaan informasi, perseroan menyebut penundaan terjadi karena kondisi arus kas yang belum memungkinkan. Pos Indonesia juga telah mengajukan permohonan penundaan pembayaran kepada Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Manajemen menjelaskan kondisi kas perusahaan saat ini belum cukup untuk memenuhi kewajiban tersebut. Karena itu, pembayaran imbal hasil sukuk kepada investor untuk sementara ditunda hingga ada penyelesaian lebih lanjut.

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2025, laba perusahaan turun menjadi Rp117,80 miliar dari Rp248,52 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total liabilitas meningkat menjadi Rp9,89 triliun, sedangkan total ekuitas tercatat sebesar Rp9,02 triliun.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%
Part of MaranPublikasi

MaranPublikasi

News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.