Sebuah rumah mewah yang pernah menjadi lokasi syuting serial televisi Batman kembali dipasarkan dengan harga fantastis, yakni sekitar US$32 juta atau setara Rp577 miliar. Namun, harga pembelian bukan satu-satunya pengeluaran yang harus disiapkan calon pemilik. Para ahli properti menilai rumah bersejarah seperti ini membutuhkan biaya operasional yang sangat besar setiap tahunnya.
Diperkirakan, pemilik harus mengeluarkan dana sekitar US$600.000 per tahun untuk kebutuhan seperti pajak, asuransi, keamanan, gaji staf, hingga perawatan bangunan yang telah berdiri hampir satu abad. Selain beban biaya, rumah terkenal karena pernah tampil di layar kaca juga memiliki tantangan lain. Pemilik baru berpotensi kehilangan privasi karena lokasi tersebut kerap menarik perhatian penggemar yang ingin melihat langsung bangunan ikonik tersebut.
Rumah bergaya Tudor yang berada di Pasadena, California, itu pertama kali dibangun pada era 1920-an dan dikenal luas setelah menjadi salah satu lokasi dalam serial Batman yang tayang pada 1960-an. Properti tersebut sebelumnya sempat berpindah tangan pada 2025 sebelum kini kembali ditawarkan ke pasar.





