Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin Pagi dan menjadi gempa terbesar yang melanda negara tersebut sepanjang abad ini. Sedikitnya 111 orang tewas dan 87 lainnya terluka. Sekitar 1.600 bangunan mengalami kerusakan, termasuk sedikitnya 61 bangunan yang dilaporkan runtuh total.
Wilayah Pereira menjadi salah satu yang paling parah terdampak dengan sedikitnya 40 korban meninggal. Di Chocó, dekat pusat gempa, sedikitnya 12 orang tewas dan 84 lainnya terluka. Sementara di Valle del Cauca, sedikitnya 27 kematian dilaporkan, termasuk tiga anak-anak. Tim penyelamat masih mencari warga yang terjebak di bawah reruntuhan. Di Cali, petugas dan warga berhasil menyelamatkan dua perempuan dewasa dan dua anak dari sebuah bangunan yang runtuh.
Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella telah menetapkan status darurat nasional untuk mempercepat penyaluran dana pemulihan dan mengerahkan seluruh kemampuan pemerintah untuk operasi penyelamatan.
Gempa yang berpusat di San José del Palmar, wilayah Chocó, juga dirasakan hingga Bogotá serta negara-negara tetangga seperti Ekuador, Venezuela, dan Panama. Gempa utama kemudian diikuti dua gempa susulan berkekuatan 2,8 dan 4,8 magnitudo. Amerika Serikat menyatakan siap membantu dan telah menjanjikan US$15,5 juta untuk bantuan darurat, termasuk tempat penampungan, makanan, perlindungan, dan asesmen gempa.
Situasi masih berkembang. Angka korban dan kerusakan dapat kembali berubah karena proses pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.

