News

Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Puluhan Orang Tewas

Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah barat Kolombia dan menyebabkan sedikitnya 47 orang tewas. Sejumlah bangunan runtuh, warga masih terjebak, dan beberapa bandara menghentikan operasional.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Senin, 10 Agustus 2026 pukul 23.36 WIB
Gempa Dahsyat Guncang Kolombia, Puluhan Orang Tewas
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang wilayah barat Kolombia pada Senin dan menyebabkan korban jiwa, bangunan runtuh, serta sejumlah warga terjebak di dalam bangunan yang rusak.
Laporan terbaru menyebut sedikitnya 47 orang meninggal dunia. Namun, angka tersebut masih dapat berubah seiring proses evakuasi dan pendataan korban yang terus berlangsung.

Kota Pereira menjadi salah satu wilayah yang terdampak paling parah. Sebelumnya dilaporkan 18 orang meninggal dunia di kota tersebut. Di Manizales, korban jiwa juga dilaporkan bertambah setelah sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Di Cali, salah satu kota terbesar di Kolombia, puluhan bangunan dilaporkan runtuh dan sejumlah warga masih terjebak. Pemerintah kota meminta bantuan tim penanggulangan bencana dari Bogotá dan Medellín untuk memperkuat proses pencarian dan penyelamatan.

Wali Kota Cali Alejandro Eder mengatakan sedikitnya 25 struktur bangunan telah runtuh dan terdapat sejumlah titik kritis yang sedang ditangani petugas. Beberapa warga yang terjebak telah berhasil diselamatkan, termasuk seorang perempuan lanjut usia dan seorang anak perempuan.

Gempa tersebut berpusat di wilayah San José del Palmar, Departemen Chocó, sekitar 400 kilometer sebelah barat Bogotá. Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada pada kedalaman sekitar 107 kilometer.

Layanan penerbangan di sejumlah bandara wilayah barat Kolombia juga dihentikan sementara setelah fasilitas terdampak gempa. Bandara yang terdampak antara lain di Pereira, Manizales, Quibdó, Armenia, Cartago, dan Buenaventura.

Di Manizales, salah satu menara Katedral Neo-Gotik dilaporkan runtuh dan jatuh ke bagian nave. Lebih dari 12 bangunan dan 20 rumah di kota tersebut juga dilaporkan mengalami kerusakan sebagian maupun seluruhnya. Otoritas Kolombia memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa susulan. Warga diminta tidak memasuki bangunan yang mengalami kerusakan dan segera keluar apabila menemukan retakan besar atau merasa kondisi bangunan tidak aman.

Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengatakan dirinya akan mengawasi langsung proses pemulihan dan mendirikan pusat tanggap darurat di San José del Palmer. Survei Geologi Kolombia menyebut gempa ini sebagai gempa dengan magnitudo tertinggi yang tercatat di negara tersebut dalam satu dekade terakhir. Gempa utama juga diikuti sejumlah gempa susulan.

Situasi masih berkembang. Data korban, jumlah bangunan yang rusak, serta jumlah warga yang masih terjebak dapat berubah seiring berlangsungnya operasi pencarian dan penyelamatan.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%
Part of MaranPublikasi

MaranPublikasi

News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.