Investor Korea Selatan Siapkan Investasi Rp1,2 Triliun di IKN

Investor Asal Korea Selatan, PT Dian Jaya Indonesia, akan segera merealisasikan investasi sekitar Rp1,2 triliun di IKN untuk mengembangkan sektor properti, termasuk kawasan perkantoran. Investasi ini menyusul dimulainya proyek senilai 1,25 triliun oleh perusahaan China.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Kamis, 16 Juli 2026 pukul 20.46 WIB
Bagikan:
Investor Korea Selatan Siapkan Investasi Rp1,2 Triliun di IKN
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik Bisnis.

Investasi asing di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan positif. Setelah investor asal China merealisasikan proyek senilai Rp1,25 triliun, investor dari Korea Selatan juga disebut segera masuk dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan, PT Dian Jaya Indonesia akan menanamkan modalnya di sektor properti, terutama untuk membangun kawasan perkantoran.

"Sebentar lagi ada investor dari Korea Selatan, Yaitu Dian Jaya, dengan nilai sekitar Rp1,2 triliun untuk pembangunan sektor perkantoran," ujar Basuki di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Basuki juga memastikan komunikasi dengan perusahaan tersebut telah dilakukan. Menurutnya, proyek yang akan dikembangkan PT Dian Jaya Indonesia masih berada di sektor properti.

Investasi dari Korea Selatan ini menyusul dimulainya proyek investasi asing pertama di IKN oleh PT Star Bright Internasional Investment asal China. Perusahaan tersebut mulai membangun kawasan terpadu senilai Rp1,25 triliun di Sub WP 1B Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN pada Rabu (15/7/2026).

Proyek yang ditargetkan selesai pada akhir 2026 itu dikembangkan bersama Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co.,Ltd. dari Sichuan, China. Berdiri di atas lahan seluas 15.501 meter persegi, kawasan tersebut akan dilengkapi apartemen, restoran, area ritel, dan perkantoran dengan konsep pembangunan berkelanjutan.

PT Dian Jaya Indonesia turut hadir dalam seremoni dimulainya proyek tersebut. Perusahaan asal Korea Selatan itu disebut akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel di kawasan WP KIPP Sub WP 1B.

Kehadiran sejumlah calon investor serta delegasi bisnis dari China dalam acara tersebut juga menunjukkan meningkatnya minat investor internasional terhadap IKN. Hal ini sekaligus memperkuat posisi Nusantara sebagai salah satu destinasi investasi global yang semakin menarik perhatian.