News

Megawati Soroti Penegakan Hukum Indonesia yang Dinilai Tidak Adil

Megawati Soekarnoputri menyoroti ketidakadilan dalam penegakan hkum di Indonesia. Dalam amanat HUT ke-81 RI, ia menegaskan hukum harus berlaku sama bagi seluruh warga negara, bukan berpihak pada kekuasaan tertentu.

T
Tim RedaksiJurnalis Redaksi
Senin, 17 Agustus 2026 pukul 14.13 WIB
Megawati Soroti Penegakan Hukum Indonesia yang Dinilai Tidak Adil
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyoroti kondisi penegakan hukum di Indonesia yang menurutnya masih dipenuhi ketidakadilan. Pernyataan tersebut disampaikan Megawati dalam amanat upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Sekolah Partai DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Megawati mempertanyakan mengapa Indonesia sebagai negara hukum masih menghadapi persoalan ketidakadilan dalam proses penegakan hukum. Ia bahkan mengaitkan kondisi tersebut dengan pengalaman pada masa kolonial Belanda ketika Presiden Soekarno mengalami ketidakadilan.

Menurut Megawati, kritik terhadap penegakan hukum yang dianggap tidak adil belakangan semakin kuat di tengah masyarakat. Ia menyinggung adanya kasus hukum yang melibatkan pencurian buah labu dan membandingkannya dengan kasus korupsi berskala besar.

Megawati mempertanyakan apakah pola penegakan hukum seperti itu benar-benar mencerminkan keadilan yang seharusnya diterima seluruh rakya Indonesia.

Ia menegaskan bahwa hukum harus berlaku secara adil bagi seluruh warga negara dan tidak boleh hanya berpihak kepada kelompok atau kepentingan kekuasaan tertentu.

"Setiap warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama di mata hukum," tegas Megawati.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%
Part of MaranPublikasi

MaranPublikasi

News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.