Robot humanoid asal China mencatat waktu 9,39 detik dalam lomba lari 100 meter pada World Humanoid Robot Games di Beijing, Sabtu. Catatan tersebut bahkan lebih cepat dari rekor dunia manusia milik Usain Bolt, yakni 9,58 detik yang dibuat pada 2009.
Robot yang diproduksi Beijing Centre for Humanoid Robotics itu menjadi salah satu gambaran cepatnya perkembangan teknologi robot humanoid China. Pada ajang yang sama tahun lalu, waktu terbaik yang dicatat pemenang masih berada di angka 21,50 detik.
Artinya, dalam waktu sekitar satu tahun, catatan waktu robot tercepat di kompetisi tersebut turun lebih dari separuh. Penyelenggara menilai perkembangan itu menunjukkan peningkatan kemampuan robot yang berlangsung sangat cepat, terutama dalam industri robotika China.
World Humanoid Robot Games digelar di stadion "Ice Ribbon" Beijing dengan mempertemukan 666 tim dan 2.056 robot dari 16 negara. Para peserta tidak hanya berkompetisi dalam atletik, tetapi juga cabang seperti tinju, sepak bola, angkat beban, dan senam.
Perkembangan robot humanoid tersebut terjadi ketika industri robotika China terus mendapat perhatian besar dari investor. Morgan Stanley Research memperkirakan pasar robot humanoid dapat mencapai nilai sekitar US$5 triliun pada 2050, dengan lebih dari satu miliar robot berpotensi digunakan di berbagai sektor.
China diperkirakan menjadi salah satu pasar terbesar. Berdasarkan laporan Morgan Stanley yang diterbitkan tahun lalu, sekitar 302,3 juta robot humanoid diproyeksikan akan digunakan di China pada 2050.



