Aster, perusahaan energi dan petrokimia yang dikendalikan oleh Chandra Asri Pacific milik Konglomerat Indonesia Prajogo Pangestu, sepakat mengakuisisi kepemilikan di Changi Airport Fuel Hydrant Installation (CAFHII).
Akuisisi tersebut menjadi langkah Aster memasuki bisnis bahan bakar penerbangan sekaligus memperluas investasinya di Singapura.
Melalui transaksi ini, Aster akan bergabung dengan sejumlah perusahaan energi yang memasok bahan bakar penerbangan secara langsung kepada maskapai internasional di Bandara Changi.
Bandara Changi merupakan salah satu pusat penerbangan internasional utama di dunia. Dengan masuknya Aster ke CAFHI, perusahaan tersebut akan memiliki peran dalam penyediaan bahan bakar penerbangan bagi maskapai yang beroperasi di bandara tersebut.
Kesepakatan akuisisi diumumkan pada Jumat. Namun, Aster tidak mengungkapkan nilai transaksi tersebut. Proses akuisisi juga masih bergantung pada persetujuan regulator serta pemenuhan sejumlah persyaratan lainnya.
Deputy CEO Aster, Andre Khor, mengatakan akuisisi tersebut menjadi langkah penting dalam ekspansi perusahaan ke sektor bahan bakar penerbangan.
"Combined with our refining and storage operations and growing capabilities in sustainable aviation fuel, it strengthens our position to support the evolving energy needs of aviation in Singapore and the region," ujar Andre Khor.
Aster juga tengah mengembangkan kemampuan di bidang sustainable aviation fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan berkelanjutan. Bisnis tersebut akan melengkapi kegiatan perusahaan yang sebelumnya mencakup operasi pemurnian dan penyimpanan energi.
Akuisisi CAFHI sekaligus menambah Cakupan bisnis Aster di sektor energi penerbangan di Singapura, dengan Bandara Changi menjadi salah satu bagian penting dari ekspansi tersebut.

