Aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarkat dipil di Jakarta, Selasa (18/8/2026), berakhir tanpa kericuhan. Massa memilih membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasi sepanjang siang hingga petang.
Sekitar pukul 18.00 WIB, massa yang berada di kawasan Sudirman-Tharmin mulai meninggalkan lokasi aksi. Sebelumnya, pergerakan peserta sempat tertahan barikade aparat sekitar persimpangan Jalan Baturaja karena akses menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI) ditutup.
Meski tuntutan yang dibawa belum mendapat tanggapan berarti hingga aksi berakhir, massa tidak melakukan tindakan anarkis dan memilih mengakhiri demonstrasi dengan tertib.
Setelah massa meninggalkan lokasi, aparat membuka kembali barikade dan akses jalan yang sebelumnya digunakan untuk pengamanan. Kondisi lalu lintas kemudian berangsur normal.
Pembukaan ruas jalan dilakukan secara bertahap mulai sekitar pukul 18.30 WIB. Jalur menuju M.H. Thamrin maupun Jenderal Sudirman kemudian kembali dapat dilalui kendaraan.
Dampak aksi terhadap layanan transportasi umum juga mulai berakhir. Operasional Transjakarta yang sempat terganggu sejak sekitar pukul 14.00 WIB kembali dipulihkan.
Halte Tosari dan Bundara HI Astra dibuka kembali pada pukul 19.00 WIB sehingga layanan Transjakarta di kawasan tersebut dapat kembali melayani penumpang.
Berakhirnya aksi dengan tertib membuat kawasan pusat Jakarta perlahan kembali menjalanka aktivitas normal setelah sebelumnya mengalami pembatasan lalu lintas dan gangguan layanan transportasi selam berlangsungnya demonstrasi.

