Indonesia akan segera memiliki kapal induk pertamanya setelah Italia menghibahkan kapal perang Giuseppe Garibaldi. Kapal tersebut direncanakan ditempatkan di Lampung dan diperkirakan tiba di Indonesia pada Oktober 2026.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama Tunggul mengatakan, berbagai infrastruktur di pangkalan TNI AL Lampung terus dipersiapkan untuk mendukung kedatangan kapal tersebut. Fasilitas labuh dan sandar ditargetkan siap sebelum Giuseppe Garibaldi tiba.
Kehadiran kapal ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pertahanan dan operasional TNI Angkatan Laut. Giuseppe Garibaldi merupakan kapal induk asal Italia yang pertama kali diluncurkan pada 1983 dan mulai bertugas pada 1985. Kapal ini memiliki panjang 180,2 meter, bobot sekitar 13.000 ton, serta mampu melaju hingga 30 knot atau sekitar 56 kilometer per jam.
Kapal tersebut dirancang untuk mengoperasikan pesawat dengan kemampuan lepas landas jarak pendek dan mendarat secara vertikal (STOVL), serta berbagai jenis helikopter. Dalam operasionalnya, Garibaldi mampu membawa ratusan kru, personel udara, pasukan komando, hingga pasukan tambahan.
Selain berfungsi sebagai kapal induk, Giuseppe Garibaldi juga memiliki sistem pertahanan yang cukup kuat. Kapal ini dilengkapi rudal pertahanan udara, meriam pertahanan jarak dekat, serta sistem torpedo untuk menghadapi ancaman kapal selam.
Sepanjang masa tugasnya bersama Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi telah terlibat dalam sejumlah operasi militer di Somalia, Kosovo, Afghanistan, dan Libya.
Nama kapal ini diambil dari Giuseppe Maria Garibaldi, tokoh patriot dan militer Italia pada abad ke-19, Sebelum nantinya memperkuat armada Indonesia, kapal tersebut dilaporkan menjalani peningkatan besar di Italia.





