Kecelakaan pesawat Air Canada yang bertabrakan dengan truk pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia, New York, pada Maret lalu kembali mendapat sorotan. Dua pengawas lalu lintas udara yang bertugas pada malam kejadian ini terancam kehilangan pekerjaan setelah diduga meninggalkan lokasi kerja sebelum waktu tugas mereka berakhir.
Kecelakaan pada 22 Maret 2026 tersebut menewaskan dua pilot pesawaat Air Canada Express setelah pesawat bertabrakan dengan kendaraan pemadam kebakaran di landasan Bandara LaGuardia. Peristiwa itu kemudian memicu penyelidikan terhadap berbagai faktor yang terjadi di menara pengawas maupun di area landasan.
Dalam perkembangan terbaru, Administrasi Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) disebut tengah mengambil langkah untuk memecat dua pengawas lalu lintas udara yang diduga meninggalkan fasilitas sekitar satu jam sebelum jadwal tugas mereka berakhir.
Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, kedua pengawas seharusnya masih berada di tempat dan menjalankan tugas ketika kecelakaan terjadi. Kepergian mereka membuat hanya dua pengawas yang tersisa di menara pada saat aktivitas penerbangan sedang tinggi.
Kondisi tersebut kini turut diperiksa oleh penyelidik untuk mengetahui apakah jumlah personel yang berada di menara pada saat kejadian sudah memadai.
Asosiasi Nasional Pengawas Lalu Lintas Udara atau National Air Traffic Controllers Association (NATCA) mengatakan pihaknya sedang membahas dugaan tersebut bersama pimpinan FAA. Organisasi tersebut belum memberikan keterangan lebih jauh mengenai proses yang sedang berlangsung.
FAA sendiri menegaskan akan meminta pertanggungjawaban terhadap pegawainya dan tidak akan mengorbankan keselamatan penerbangan.
"FAA berkomitmen untuk meminta pertanggungjawaban pegawai, dan kami tidak akan berkompromi dengan keselamatan atau efisiensi Sistem Wilayah Udara Nasional," kata FAA.
Meski demikian, penyelidikan mengenai kecelakaan LaGuardian masih berlangsung. Badan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) belum menyimpulkan bahwa jumlah pengawas yang bertugas menjadi penyebab kecelakaan tersebut.
Dengan demikian, dugaan mengenai kekurangan personel saat kejadian saat ini masih menjadi bagian dari penyelidikan, sementara langkah FAA terhadap dua pengawas tersebut menjadi perkembangan terbaru dalam kasus kecelakaan pesawat Air Canada di LaGuardia.

