Trump Beritahu Kongres Soal Lanjutan Serangan Militer AS ke Iran

Presiden Donald Trump memberi tahu Kongres bahwa AS kembali melanjutkan serangan militer terhadap Iran sejak 7 Juli. Trump menyebut operasi tersebut terbatas dan bertujuan melindungi kepentingan Amerika, sementara Kongres sebelumnya telah meminta pemerintah menarik pasukan AS dari konflik dengan Iran.

S
Siti AminahJurnalis Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026 pukul 21.03 WIB
Bagikan:
Trump Beritahu Kongres Soal Lanjutan Serangan Militer AS ke Iran
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi menyampaikan pemberitahuan kepada Kongres bahwa Pentagon kembali melanjutkan operasi militer terhadap Iran. Dalam surat tertanggal 10 Juli, Trump menjelaskan serangan dimulai pada 7 Juli sebagai bagian dari tanggung jawabnya untuk melindungi warga serta kepentingan Amerika Serikat di dalam maupun luar negeri.

Mengutip Al Jazeera, Selasa (14/7/2026), Trump menyebut operasi tersebut dilakukan secara terbatas, terukur, dan telah direncanakan dengan tujuan meminimalkan korban sipil.

Sesuai Resolusi kekuatan perang 1973, presiden AS wajib melaporkan tindakan militer kepada Kongres dalam waktu maksimal 60 hari.

Sebelumnya, AS melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari dan kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata pada April. Meski demikian, ketegangan kembali meningkat dengan berlanjutnya aksi balasan, termasuk blokade pelabuhan Iran oleh Amerika Serikat.

Saat tenggat 60 hari pertama berakhir pada 1 Mei, Trump tidak mengajukan permintaan persetujuan kepada Kongres. Ia beralasan Resolusi Kekuatan Perang tidak lagi berlaku karena adanya gencatan senjata. Namun, Kongres kemudian mengesahkan resolusi yang memerintahkan pemerintah menarik pasukan AS dari konflik dengan Iran.