Pantai Dolomit di Teluk Manila, Filipina, dipenuhi sampah dan puing setelah hujan deras yang dipicu angin muson barat daya atau Habagat melanda kawasan Metro Manila. Sampah terbawa arus banjir dari sejumlah estero atau saluran air serta permukiman di sekitar kawasan, kemudian menumpuk di sepanjang garis pantai, termasuk kawasan Roxas Boulevard.
Pantai Dolomit masih ditutup untuk wisatawan dan masyarakat. Meski hujan mulai mereda, tumpukan sampah tetap terlihat dari jembatan penyeberangan di sekitar lokasi. Petugas lingkungan dari Depertment of Environment and Natural Resources (DENR), yang dikenal sebagai Estero Rangers, dikerahkan untuk mengumpulkan sampah yang terbawa arus di sejumlah titik, termasuk kawasan dekat Gereja Baclaran, Kota Parañaque.
Pemerintah setempat menyatakan pembersihan kawasan pantai akan dilakukan setelah kondisi cuaca dinilai cukup aman bagi petugas. Di sisi lain, otoritas Metro Manila juga memantau penanganan genangan. Ketua Metropolitan Manila Development Authority (MMDA) Romando Artes bersama Direktur Manila Disaster Risk Reduction and Management Office (MDRRMO) Arnel Angeles meninjau stasiun pompa bergerak yang ditempatkan di sekitar Plaza Rajah Sulayman, Roxas Boulevard.
Peralatan tersebut digunakan untuk membantu mempercepat pengeringan genangan di wilayah yang terdampak hujan deras.


