Pemerintah memastikan akan melakukan investigasi menyeluruh terkait kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura. Langkah ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden sekaligus mengevaluasi aspek keselamatan transportasi laut.
Dilansir dari ANTARA, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan investigasi akan dipimpin oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Menurutnya, proses tersebut membutuhkan waktu agar hasil yang diperoleh akurat.
Selain penyebab teknis, pemerintah juga akan mengevaluasi penerapan standar operasional, kesiapan personel, kondisi kapal, hingga mitigasi cuaca. AHY menekankan bahwa keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi laut.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama tim SAR masih melanjutkan proses evakuasi serta verifikasi data penumpang.
Berdasarkan data terbaru, sebanyak 234 korban telah berhasil dievakuasi, terdiri dari 229 orang selamat dan lima orang meninggal dunia. Sebagian besar korban telah tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan Pelabuhan Kalianget, Sumenep, sementara beberapa kapal lainnya masih dalam perjalanan membawa korban ke daratan.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat penerapan SOP, memastikan seluruh armada berada dalam kondisi layak operasi, serta mempercepat program peremajaan kapal guna meningkatkan keselamatan pelayaran nasional.



:quality(80)/https://cdn-dam.kompas.id/photo/ori/2026/08/01/824e11e3-1e98-4ed8-8067-d6dc99f00184.jpg)
