News

Di Tengah Perang dengan AS, Presiden Iran Temui PM India Narendra Modi dan Kembali Dorong Jalan Diplomasi

Presiden Iran bertemu dengan PM India di tengah perang dengan AS mendorong jalannya Diplomasi.

L
Liliy Anastya GunawanJurnalis Redaksi
Senin, 31 Agustus 2026 pukul 20.47 WIB
Di Tengah Perang dengan AS, Presiden Iran Temui PM India Narendra Modi dan Kembali Dorong Jalan Diplomasi
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian kembali membuka ruang diplomasi di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. Saat menghadiri pertemuan di Shanghai Coorperation Organisation (SCO) di Bishkek, Kirgizstan, Pezeshkian bertemu Perdana Menteri India Narendra Modi dan menyampaikan bahwa Teheran masih menginginkan penyelesaian konflik melalui perundingan.

Pertemuan Pezeshkian dan Modi berlangsung di sela-sela KTT SCO pada Senin 31/8/2026. Keduanya membahas perkembangan konflik di kawasan serta hubungan bilateral kedua negara. Pemerintah India menyebut Modi menegaskan pentingnya penyelesaian persoalan melalui dialog dan diplomasi.

Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian menyampaikan bahwa perang tidak memberikan keuntungan bagi pihak mana pun. Menurutnya, dialog dan kerja sama merupakan jalan untuk menyelesaikan persoalan yang masih berlangsung.

Pezeshkian juga meminta India membantu mendorong upaya diplomatik untuk memulihkan perdamaian dan stabilitas kawasan. Presiden Iran itu mengatakan Teheran sejak awal pemerintahannya mengedepankan penyelesaian perselisihan melalui dialog dan negoisasi.

Namun, sikap Iran terhadap Amerika Serikat tetap keras. Pezeshkian menilai Washington belum memenuhi sejumlah komitmennya dan memilih jalur konflik dibandingkan mekanisme diplomasi.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah kembali terjadi pertukaran serangan antara Iran dan Amerika Serikat. Ketegangan terbaru turut meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan, termasuk keamanan jalur pelayaran dan perdagangan di sekitar Selat Hormuz.

Modi dalam pertemuan itu juga menekankan pentingnya menjaga kebebasan navigasi dan perdagangan. India menyatakan seluruh persoalan harus diselesaikan melalui dialog dan diplomasi, serta meminta agar warga sipil dan infrastruktur sipil, termasuk pelayaran komersial, tidak menjadi sasaran.

Kehadiran Pezeshkian di Bishkek menjadi bagian dari agenda Iran untuk melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin negara di sela-sela KTT SCO. Selain Modi, Pezeshkian dijadwalkan melakukan pembicaraan bilateral dengan sejumlah pemimpin negara peserta pertemuan tersebut.

Di tengah tekanan militer dan politik yang meningkat, pemerintah Iran sendiri menghadapi perbedaan pandangan mengenai arah konflik. Sebagian kelompok di dalam pemerintahan disebut mendorong sikap lebih keras terhadap Amerika Serikat, Sementara Pezeshkian tetap menekankan pentingnya jalur perundingan.

Untuk saat ini, pertemuan dengan Modi menunjukkan bahwa Teheran masih membuka ruang diplomasi meskipun konflik dengan Washington kembali memanas.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%
Part of MaranPublikasi

MaranPublikasi

News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.