Trump Sebut Iran Negara Gagal dan "Mati", Klaim Lebih dari 100 Ribu Demonstran Tewas
Donald Trump melalui unggahannya di akun Truth Social media sosial miliknya menyebut Iran negara gagal.
Ditemukan beberapa berita yang cocok dengan kueri Anda. (9 berita ditemukan)
Donald Trump melalui unggahannya di akun Truth Social media sosial miliknya menyebut Iran negara gagal.
Presiden Iran bertemu dengan PM India di tengah perang dengan AS mendorong jalannya Diplomasi.
Menteri Keuangan Amerika Serikat mengumumkan AS meluncurkan kampanye untuk mengisolasi Iran dari ekonomi global.
Pemerintah Iran melalui stasiun televisinya menyiarkan video yang menargetkan Barron Trump, mengancam akan membunuh anak dari Presiden Amerikat Serikat tersebut Donald Trump.
Trump mengunggah peta yang menandai Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS". Iran langsung menolak klaim tersebut dan menegaskan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendalinya.
Di tengah kesepakatan dengan AS, Iran dilaporkan justru memperkuat militer, produksi rudal dan drone, serta koordinasi dengan kelompok sekutunya dikawasan. Kebuntuan diplomasi kini memicu kekhawatiran bahwa jeda tersebut dapat berujung pada konflik yang lebih besar.

AS mengklaim mengendalikan Selat Hormuz, sementara Iran tetap menutup jalur tersebut hingga tuntutannya dipenuhi. Upaya mediasi Oman, Qatar, dan Pakistan terus berlangsung.

Harga minyak dunia menguat lebih 3 persen setelah persedian minyak mentah AS dilaporkan menyusut. Pasar juga mencermati potensi perubahan kebijakan produksi OPEC + serta perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang masih memengaruhi perdagangan energi global.

AS mendesak Iran menghentikan serangan terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz dan membuka jalur pelayaran tanpa hambatan. Di tengah meningkatnya ketegangan, Washington juga tetap menuntut Teheran menyerahkan seluruh material nuklirnya sebagai syarat tercapainya kesepakatan.
News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.