News

Ikuti Saran Chatbot AI, Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Wijen

Petani di Chuzhou, China, kehilangan sekitar 10 hektare tanaman wijen setelah mengikuti rekomendasi chatbot AI untuk mengendalikan hama.

L
Liliy Anastya GunawanJurnalis Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 20.23 WIB
Ikuti Saran Chatbot AI, Petani di China Kehilangan 10 Hektare Tanaman Wijen
Dok. MarkusAcian.com - Gambar ilustrasi berlisensi bebas terkait topik News.

Seorang petani berusia 67 tahun di Chuzhou, China, mengalami kerugian setelah mengikuti rekomendasi chatbot kecerdasan buatan (AI) untuk menangani hama tanaman wijennya.

Selama beberapa bulan, petani tersebut menggunakan chatbot untuk membantu menentukan jadwal pertanian hingga memilih pupuk. Kepercayaan terhadap saran AI kemudian membuatnya meminta rekomendasi pengendalian hama pada Juli 2026.

Chatbot menyarankan sejumlah bahan kimia yang kemudian dicampurkan dan disemprotkan ke tanaman tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan ahli pertanian. Sehari setelah penyemprotan, sekitar 10 hektare atau 100 ribu meter persegi tanaman wijen miliknya mengalami kerusakan hingga mati.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jawaban chatbot AI yang terdengar meyakinkan tidak selalu benar. Informasi yang dihasilkan AI tetap perlu diverifikasi, terutama ketika menyangkut keputusan yang dapat menimbulkan kerugian besar.

ADVERTISEMENT
Internet Anti Lemot di Jepang, Kantong Tetap Hemat 50%
Part of MaranPublikasi

MaranPublikasi

News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.