
Karhutla 2026 Berpotensi Timbulkan Kerugian hingga Rp123,1 Triliun
Kerugian negara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mencapai Rp123,1 triliun.
Ditemukan beberapa berita yang cocok dengan kueri Anda. (12 berita ditemukan)

Kerugian negara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mencapai Rp123,1 triliun.
pembangunan di pelosok bukan hanya untuk kepentingan masyarakat setempat. Ketika akses terbuka dan ekonomi desa bergerak, perputaran ekonomi negara juga ikut bergerak.
Petani di Chuzhou, China, kehilangan sekitar 10 hektare tanaman wijen setelah mengikuti rekomendasi chatbot AI untuk mengendalikan hama.
Indonesia mencatat kemajuan dalam ekonomi, infrastruktur dan pembangunan manusia. Namun, kesenjangan antarwilayah dan akses layanan dasar masih membuat sebagian masyarakat belum merasakan hasil pembangunan secara merata.

Gelombang panas ekstrem melanda Asia Timur, menyebabkan korban jiwa, kematian hewan, serta kerusakan besar pada hasil pertanian di Korea Selatan, Jepang, Hong Kong, dan wilayah lainnya.

Satelit observasi bumi Lampung-1 resmi diluncurkan dari China dan akan dimanfaatkan Pemprov Lampung untuk pertanian, kelautan, kebencanaan, hingga pemantauan lingkungan. Namun, kerja sama dengan perusahaan China STAR.VISION memunculkan pertanyaan soal kepemilikan, akses raw data, pengelolaan informasi, dan keamanan mengingat posisi Lampung yang berdekatan dengan Selat Sunda.

Jembatan Gantung Cemara di Lombok Barat menjadi jembatan gantung geser pertama di Indonesia. Jembatan sepanjang 27,5 meter ini dapat digeser saat kapal nelayan melintas, sekaligus meningkatkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Harga pangan global mencapai level tertinggi sejak Januari 2023 akibat gelombang panas, konflik geopolitik, dan ancaman El Nino yang mengganggu produksi serta distribusi pangan dunia.

TNI AD menerima izin penggunaan 961,33 hektare kawasan hutan untuk pembangunan markas Batalyon Teritorial Pembangunan. Program ini menjadi bagian dari target pembentukan 750 Yon TP di seluruh Indonesia hingga 2029.

Pemerintah telah menyelesaikan pembangunan 1.416 Jembatan Garuda di 38 provinsi sebagai upaya meningkatkan akses masyarakat di daerah terpencil. Program ini telah menghubungkan ribuan desa, sekolah, fasilitas kesehatan, dan pusat ekonomi, sekaligus memangkas waktu tempuh masyarakat hingga 50 menit.

Reflect Orbital mendapat izin AS untuk meluncurkan satelit cermin yang memantulkan sinar Matahari ke Bumi. Proyek ini berpotensi membantu berbagai sektor, tetapi juga menuai kritik karena dikhawatirkan menimbulkan polusi cahaya dan menggangu lingkungan.
BRIN menargetkan peluncuran NEO-1 pada januari 2027 untuk memperkuat kemandirian teknologi satelit Indonesia dan mendukung berbagai kebutuhan data penginderaan jauh nasional.
News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.