Sandiaga Uno resmi menduduki posisi Presiden Komisaris PT Mutuagung Lestari Tbk atau MUTU International setelah pemegang saham menyetujui perubahan dalam Rapat Umum Luar Biasa (RUPSLB), Senin (24/8/2026).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan Roestiandi Tsamanov sebagai Wakil Presiden Direktur Mutu International.
Manajemen perusahaan menyebut kehadiran Sandiaga di jajaran Komisaris diharapkan dapat memperkuat arah strategis perseroan, terutama dalam pengembangan bisnis, investasi, kemitraan, serta penciptaan nilai jangka panjang.
Sementara itu, pengalaman Roestiandi di bidang teknologi, digitalisasi, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya manusia diharapkan mendukung transformasi MUTU, termasuk pengembangan layanan berbasis teknologi dan inovasi.
Sandiaga menilai MUTU International memiliki peluang untuk berkembang di tengah meningkatnya kebutuhan dunia usaha terhadap standar keberlanjutan, transparansi, dan kepatuhan.
Menurutnya, perkembangan ekonomi hijau turut meningkatkan kebutuhan terhadap layanan testing, inspection, certification, verification, and assurance (TICVA).
"Karena itu, kami ingin mendorong MUTU untuk tumbuh lebih cepat, lebih inovatif, dan memiliki daya saing yang semakin kuat, baik di tingkat nasional maupun regional," kata Sandiaga di Jakarta, Senin (24/8/2026).
Ia menyebut transformasi menuju ekonomi hijau tidak lagi hanya berkaitan dengan agenda lingkungan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi pertumbuhan ekonomi dan daya saing dunia usaha.
Presiden Direktur MUTU International Arifin Lambaga mengatakan perubahan struktur kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mempercepat pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi MUTU sebagai perusahaan jasa TICVA.
"Kami menyambut baik keputusan pemegang saham dan kehadiran Bapak Sandiaga Uno serta Bapak Roestiandi Tsamanov dalam jajaran kepemimpinan MUTU International. Pengalaman mereka di bidang Investasi, bisnis, teknologi, dan pengembangan usaha akan menjadi kekuatan baru bagi perusahaan untuk melakukan akselerasi," ujar Arifin.
MUTU International selanjutnya akan mempertahankan bisnis inti di bidang tetsing, inspection, dan certification, sekaligus memperluas layanan ke sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan tinggi.
Arifin menyebut perusahaan akan memperkuat sejumlah bidang, termasuk green economy, bisnis karbon, sustainability, halal, digitalisasi, serta layanan verification dan assurance.
Menurutnya, kebutuhan terhadap layanan tersebut diperkirakan terus meningkat seiring perubahan regulasi dan tuntutan pasar global.

