Dari 9,36 Persen Menjadi 51,23 Persen, Indonesia Kuasai Mayoritas Saham Tambang Freeport
Kepemilikan Indonesia di Tambang Freeport Naik menjadi 51,23 Persen dan menjadikan sebagai pemilik & pemegang mayoritas tambang tersebut.
Ditemukan beberapa berita yang cocok dengan kueri Anda. (22 berita ditemukan)
Kepemilikan Indonesia di Tambang Freeport Naik menjadi 51,23 Persen dan menjadikan sebagai pemilik & pemegang mayoritas tambang tersebut.
Catherine Hindra Sutjahyo mengundurkan diri dari jabatan Wakil Direktur Utama GoTo.
Prajogo Pangestu melalui perusahaannya Aster mengakuisisi saham Changi Airport Fuel Hydrant Installation (CAFHI).
Saham GOTO di borong Morgan Stanley and Co International PLC sehingga menambah kepemilikan hingga melewati ambang 5 persen hak suara.
Perusahaan Mutuagung Lestari Tbk mengangkat Sandiaga Uno sebagai Presiden Komisaris pada RUPSLB, Senin 24 Agustus 2026.
Jhonlin Group membantah kabar rencana akuisisi sekitar 62% saham BYAN oleh Haji Isam. Jhonlin menegaskan belum memilki rencanaa akuisisi dan belum menerima pemberitahuan resmi terkait transaksi tersebut,
BEI berencana menghapus batas minimun harga saham Rp50, sehingga saham berpotensi diperdagangkan hingga Rp1. Kebijakan ini masih dikaji dan menunggu masukan pelaku pasar serta kesiapan sistem perdagangan.
Cerebras Systmes pamer CS-4 Komputer AI baru dirancang untuk percepat pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang akan menjadi pesaing Nvidia di pasar infrastruktur pusat data.
Saham RANS turun 27,35% dari level tertingginya Rp272 menjadi Rp202 per saham. Jumlah pemegang saham juga menyusut dari 754.691 SID menjadi 188.225 SID dalam beberapa pekan.
BYAN menyatakan belum mengetahui rencana akuisisi sekitar 62,2 % saham perseroan oleh Haji Isam melalui Jhonlin Group yang disebut bernilai sekitar US$5,5 miliar.
Todd Boehly dikabarkan berencana menjual saham 12,8% saham Chelsea kepada Clearlake Capital. Mark Walter juga disebut akan melakukan hal serupa. Jika terealisasi, perubahan kepemilikan berpotensi memengaruhi struktur internal Chelsea.
Siloam International Hospitals (SILO) berencana mengakuisisi 14 Perusahaan pemilik properti rumah sakit senilai sekitar Rp6,9 triliun. Akuisisi akan dibiayai fasilitas kredit sindikasi hingga Rp14,5 triliun dan ditujukan untuk mengurangi beban sewa serta meningkatkan fleksibilitas keuangan perusahaan.

Empat ahli waris mendiang Michael Hartono menerima warisan senilai sekitar US$2,93 miliar atau Rp47 triliun dari kepemilikan di Dwimuria Investama Andalan.

Armand Wahyudi Hartono kembali dipercaya memimpin AEI. Ia menegaskan fokus kepengurusan pada edukasi, advokasi, dan tata kelola emite, serta memperkuat kolaborasi dengan OJK, Bursa, SRO, dan pemangku kepentingan pasar modal.

United Tractors mencatat pendapatan Rp58,29 triliun pada semester I 2026, turun 15 persen secara tahunan. Bisnis kontraktor tambang menjadi penopang dengan pendapatan Rp27,2 triliun, sementara diversifikasi ke emas dan nikel terus diperkuat di tengah tekanan sektor batu bara.

Kekayaan Elon Musk kembali menembus US$800 miliar setelah saham SpaceX melonjak 11,7 persen. Kinerja pendapatan dan investasi besar SpaceX di sektor AI turut menjadi perhatian investor.
Saham Space X melemah setelah perusahaan meningkatkan belanja AI menjadi US$18,4 miliar pada kuartal II 2026. Meski kinerja keuangan membaik, investor masih mencermati besarnya investasi dan potensi keuntungan jangka panjang.
/2025/04/20/1108387423.jpg)
Aplikasi Ikisi mengalami gangguan sehingga sejumlah nasabah kesulitan mengakses portofolio saham. KISI Sekuritas menyatakan gangguan masih dalam proses pemeriksaan dan penanganan.

Direktur RANS Grandy Prajayakti mengundurkan diri karena alasan pribadi, tak lama setelah perusahaan melantai di BEI.

DJP memperkuat kewenangannya untuk mengakses informasi keuangan wajib pajak prioritas, termasuk individu kaya, tokoh publik, pejabat, hingga pihak yang terkait dengan mereka. Data tersebut dapat digunakan untuk memperdalam pengawasan dan pemeriksaan pajak.

Barito Renewables Energy milik Prajogo Pangestu mengajukan penawaran senilai US$5 miliar untuk mengakuisisi Energy Development Corp. (EDC), perusahaan panas bumi terbesar di filipina. Penawaran tersebut masih bersifat indikatif dan belum menghasilkan kesepakatan resmi.

BEI mencatat masih ada empat perusahaan dalam antrean IPO, terdiri dari dua perusahaan kecil dan dua perusahaan besar. Hingga 10 Juli 2026, sebanyak tujuh emiten telah melantai di bursa dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun. BEI juga menegaskan fokus pada kualitas perusahaan IPO, sembari mengkaji kemungkinan revisi target 50 IPO tahun ini.
News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.