Trump Sebut Iran Negara Gagal dan "Mati", Klaim Lebih dari 100 Ribu Demonstran Tewas
Donald Trump melalui unggahannya di akun Truth Social media sosial miliknya menyebut Iran negara gagal.
Ditemukan beberapa berita yang cocok dengan kueri Anda. (8 berita ditemukan)
Donald Trump melalui unggahannya di akun Truth Social media sosial miliknya menyebut Iran negara gagal.
Trump mengunggah peta yang menandai Selat Hormuz sebagai "wilayah baru AS". Iran langsung menolak klaim tersebut dan menegaskan Selat Hormuz tetap berada di bawah kendalinya.
Di tengah kesepakatan dengan AS, Iran dilaporkan justru memperkuat militer, produksi rudal dan drone, serta koordinasi dengan kelompok sekutunya dikawasan. Kebuntuan diplomasi kini memicu kekhawatiran bahwa jeda tersebut dapat berujung pada konflik yang lebih besar.

AS mengklaim mengendalikan Selat Hormuz, sementara Iran tetap menutup jalur tersebut hingga tuntutannya dipenuhi. Upaya mediasi Oman, Qatar, dan Pakistan terus berlangsung.

Presiden baru Kolombia, Abelardo de la Espriella, mulai membalik kebijakan luar negeri era Gustavo Petro dengan memulihkan hubungan diplomatik dengan Israel. Normalisasi ini juga membuka peluang kembalinya kerja sama pertahanan, teknologi militer, dan ekonomi kedua negara.
Harga minyak menguat pada Jumat, tetapi Brent diperkirakan turun lebih dari 8% sepanjang pekan. Ketidakpastian pembukaan kembali Selat Hormuz dan perkembangan konflik Iran-AS masih menjadi perhatian utama pasar energi.

Houthi mengklaim mencegat delapan kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut Merah. Hingga kini, pemerintah Arab Saudi belum mengonfirmasi klaim tersebut.

Harga minyak dunia menguat lebih 3 persen setelah persedian minyak mentah AS dilaporkan menyusut. Pasar juga mencermati potensi perubahan kebijakan produksi OPEC + serta perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah yang masih memengaruhi perdagangan energi global.
News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.