
Karhutla 2026 Berpotensi Timbulkan Kerugian hingga Rp123,1 Triliun
Kerugian negara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mencapai Rp123,1 triliun.
Ditemukan beberapa berita yang cocok dengan kueri Anda. (10 berita ditemukan)

Kerugian negara akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mencapai Rp123,1 triliun.
Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset menjadi sorotan pada saat Demo 27 Agustus 2026, demonstrasi tersebut meminta agar DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset. DPR menanggapi dengan akan mengesahkan paling lambat pada bulan Desember 2026.
DPR RI memasukkan 13 jenis tindak pidana ke dalam ruang lingkup RUU Perampasan Aset.
Amerika Serikat dapat tambahan pasokan 65 miliar barel minyak setelah Presiden Donald Trump umumkan AS mengendalikan mayoritas lebih dari 65 miliar barel minyak Venezuela.
Indonesia sering disebut sebagai negara yang kaya sumber daya alam. Dari batu bara dan kelapa sawit di Kalimantan, emas dan tembaga di Papua, hingga kopi, rempah-rempah dan gas alam di Aceh.
Indonesia semakin menarik bagi investor asing berkat sumber daya alam, pasar besar, dan kebijakan hilirisasi yang mendorong pertumbuhan industri.

Utang pemerintah mencapai Rp10.293 triliun pada akhir Juni 2026, naik sekitar Rp373 triliun dari akhir Maret. Pemerintah menargetkan penguatan penerimaan pajak dan optimalisasi pendapatan negara untuk menjaga rasio utang tetap terkendali.

Rumah ikonik lokasi syuting serial Batman dijual Rp577 miliar. Selain harga yang tinggi, calon pembeli juga harus menyiapkan biaya perawatan hingga miliaran rupiah per tahun serta menghadapi tantangan privasi karena statusnya sebagai bangunan terkenal.

Hotman Paris resmi mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Febrei Adriansyah karena ingin sokus menjalani pemulihan setelah kondisi saraf terjepitnya memburuk. Meski mundur, proses hukum Febrie tetap berlanjut dengan tim pengacara baru.

DJP memperkuat kewenangannya untuk mengakses informasi keuangan wajib pajak prioritas, termasuk individu kaya, tokoh publik, pejabat, hingga pihak yang terkait dengan mereka. Data tersebut dapat digunakan untuk memperdalam pengawasan dan pemeriksaan pajak.
News media digital markusacian.com dinaungi & dikelola secara profesional oleh MaranPublikasi.